Orang bijak banyak mengingatkan bahwa, kebanggaan atas keberhasilan yang kita raih kemarin tidak banyak berguna hari ini. Dan, itu sebenarnya sama saja dengan mengatakan bahwa keberhasilan hari ini tak perlu dibangga-banggakan esok hari. Bahkan, setiap keberhasilan tak perlulah repot-repot dibanggakan. Cukuplah ia dirayakan dan dicatat di suatu waktu yang sangat sesaat. Keberhasilan yang akan datang sama sekali bukan karena kebanggaan yang kita besar-besarkan, namun usaha keras yang kita lakukan.
Kebanggaan dan penyesalan nyaris seperti dua sisi yang berlainan dari sekeping mata uang. Dua-duanya bergantung pada bagaimana kita mengukur nilai sebuah pencapaian. Karena penyesalan tak akan mengubah apa yang telah terjadi, tak salah bila orang bijak banyak mengingatkan agar segera menyisihkan penyesalan, lantas menyingsingkan lengan baju untuk kembali bekerja. Bukankah ini sama dengan pengingat bahwa perayaan akan segera usai, tugas baru sudah menghadang. Sebaiknya kita letakkan kebanggaan bersama dengan piring kotor sisa pesta keberhasilan
Related posts:
- Penyesalan (Hadiah dari Sang Ayah) – Real Story Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda,sebentar lagi dia akan menjadi...
- Buah Pada Pohon Keberhasilan Anda Pelajaran hidup seringkali sederhana, bahkan kita bisa berkaca pada kehidupan...